Terdapat beberapa komponen dekorasi yang dapat mempercantik rumah dengan konsep minimalis, salah satunya ialah aquascape. Aquascape adalah seni mengatur tanaman air, bebatuan, kayu apung, maupun komponen lainnya di dalam akuarium untuk menghasilkan suatu dekorasi yang indah. Dalam membuat aquascape, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan secara detail.
Dalam membuat aquascape minimalis dan elegan, tentunya Anda tak boleh membuatnya dengan sembarangan. Anda harus memperhatikan banyak hal, mulai dari jenis tanaman yang akan digunakan, ikan yang akan ditempatkan di akuarium, dan masih banyak lagi. Supaya tidak menghilangkan konsep minimalis itu sendiri, pemilihan ikan dan tanaman harus disesuaikan. Pilihlah jenis ikan dan tanaman yang minimalis dan elegan.
Dalam membuat aquascape minimalis dan elegan, terdapat beberapa bahan yang perlu disiapkan. Mulai dari akuarium, pupuk, pasir, krikil, pompa, saringan, dan lampu. Tak jarang orang mengurungkan niatnya untuk membuat aquascape karena takut mengeluarkan biaya yang banyak. Namun, Anda tak perlu khawatir, karena aquascape bisa Anda buat dengan memanfaatkan barang-barang bekas lho.
Tema Aquascape Minimalis dan Elegan
Sebelum beralih ke langkah pembuatan aquascape, Anda perlu mengetahui tema yang biasa digunakan dalam pembuatan aquascape. Diantarannya yaitu:
1. Tema Natural
Tema ini pertama kali diperkenalkan oleh master aquascape dari Jepang, yaitu Takashi Amano pada tahun 1990-an, untuk itulah tema ini juga kerap disebut Japanese Style. Biasanya, dalam aquascape tema natural, tanaman hanya ditambahkan dalam jumlah sedikit dan tidak terlalu mendominasi akuarium. Sementara komponen lainnya, seperti batuan, kayu, maupun dekorasi lainnya dipilih secara teliti. Tujuan pembuatan aquascape tema ini adalah untuk menciptakan miniature alam yang tampak natural, sehingga dibutuhkan penataan sedemikian rupa dengan bahan berdasar alam.
2. Tema Dutch
Konsep desain aquascape bergaya Dutch atau Dutch Style merupakan tema aquascape yang berfokus pada keberagaman tanaman, ukuran, tekstur, dan warna daun dalam akuarium. Desain ini sudah ada sejak tahun 1930-an dan biasanya memiliki tanaman yang lebih tinggi dibanding tanaman bagian depan. Konsep aquascape gaya Belanda ini berbeda dengan gaya yang modern, karena tidak menggunakan banyak dekorasi batang kayu, batu, atau aksesoris lainnya. Fokus desain aquascape ini ada pada tanaman, semakin beragam tampilan tanamannya, maka semakin tinggi nilai estetisnya.
3. Tema Iwagumi
Sama seperti gaya natural, konsep ini memang diciptakan oleh fotografer asal Jepang, Takashi Amano. Iwagumi sendiri berarti susunan batu karena menggunakan banyak batu sebagai aksesorinya. Untuk membuat aquascape tema ini, Anda harus Menyusun beberapa batu semenarik mungkin dan melengkapinya dengan jenis tanaman karpet.
4. Tema Collectoritis
Tidak seperti gaya sebelumnya, Collectoritis terkesan asal-asalan. Biasanya mereka yang menganut konsep ini, menyukai kebebasan dalam bereksperimen. Maka dari itu, bagi Anda yang baru terjun di dunia aquascape, gaya ini cocok untuk Anda tiru.
5. Tema Taiwanese
Yang terakhir adalah Taiwanese, gaya ini menggambarkan kehidupan serta lingkungan hidup manusia di darat dalam kacamata aquascape. Dalam konsep ini, Anda dapat menambahkan aksesori yang berhubungan dengan manusia, seperti kendaraan, jembatan, mainan, dan lain sebagainya.
Langkah-langkah Pembuatan Aquascape
Bagi Anda yang tertarik dengan aquascape, berikut langkah-langkah dalam membuat aquascape yang bisa diikuti dari rumah.
- Kumpulkan bahan yang diperlukan
- Atur bagian dasar akuarium
- Taburkan pupuk
- Hias akuarium dengan bebatuan
- Mulailah bercocok tanam
- Pasang peralatan penunjang
- Masukkan ikan hias ke dalam aquascape
- Beri pupuk secara rutin
Jangan lupa dalam pembuatan aquascape, Anda perlu memasang filter air. Seperti halnya memelihara ikan di dalam akuarium, Anda tetap membutuhkan filter dalam aquascape. Filter sendiri berguna untuk menyaring kotoran yang ada di dalam air sehingga air tetap terlihat jernih.
