Cara Membuat Surat Keterangan Penghasilan untuk KPR beserta Contohnya

16 January 2024, 06:47 WIB 3 menit baca
Cara Membuat Surat Keterangan Penghasilan untuk KPR beserta Contohnya

Salah satu persyaratan penting yang harus dipersiapkan saat ingin mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah surat keterangan penghasilan.

Pentingnya surat keterangan penghasilan ini terletak pada kebutuhan bank untuk menerima pengajuan kredit. Kehadiran surat tersebut menjadi krusial dalam proses persetujuan kredit, karena bank menggunakan informasi tersebut sebagai salah satu parameter untuk mengevaluasi kapasitas keuangan calon peminjam.

Cara Membuat Surat Keterangan Penghasilan untuk KPR

Tanpa surat keterangan penghasilan, bank akan kesulitan untuk menyetujui pengajuan kredit, dan ini juga berdampak pada penentuan tenor dan plafon kredit yang akan diberikan kepada nasabah. Oleh karena itu, disarankan bagi calon pembeli, terutama mereka yang akan membeli rumah pertama, untuk melakukan simulasi KPR sebelum mengajukan kredit pemilikan rumah.

Perbedaan Surat Keterangan Penghasilan dengan Slip Gaji

Perbedaan antara Surat Keterangan Penghasilan dan Slip Gaji cukup mencolok meskipun keduanya berkaitan dengan rincian pendapatan seseorang. Secara umum, Surat Keterangan Penghasilan adalah dokumen resmi yang menjelaskan secara rinci pendapatan atau gaji seseorang. Selain menjadi syarat administrasi dalam pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), surat ini juga diperlukan untuk keperluan pengajuan visa dan beasiswa.

Meskipun mirip, Surat Keterangan Penghasilan dan Slip Gaji memiliki perbedaan. Surat Keterangan Penghasilan bersifat formal dan mencakup beberapa aspek seperti kop surat perusahaan atau lembaga, nomor surat, tanda tangan dari bagian keuangan, personalia, dan atasan atau penanggung jawab, serta stempel perusahaan atau lembaga. Selain itu, surat ini juga harus menyertakan penjelasan maksud pembuatan surat tersebut.

Di sisi lain, Slip Gaji lebih bersifat informal dengan format pembuatan yang lebih sederhana. Slip Gaji hanya memberikan rincian pendapatan bulanan tanpa mencakup aspek formal yang ada dalam Surat Keterangan Penghasilan. Meskipun demikian, Slip Gaji memberikan rincian yang lebih detail terkait pemotongan gaji atau insentif.

Surat Keterangan Penghasilan sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu untuk pekerja formal dan informal.

Surat Penghasil Pekerja Formal

Surat penghasilan untuk pekerja formal umumnya diterbitkan oleh perusahaan melalui manajer personalia atau keuangan, tetapi pemohon juga dapat membuatnya sendiri dengan persetujuan pimpinan perusahaan. Beberapa bank mungkin meminta surat ini sebagai syarat, tetapi ada yang hanya memerlukan Slip Gaji sebagai bukti.

Surat Penghasil Pekerja Informal

Sementara itu, Surat Penghasilan untuk pekerja informal dibuat oleh pemohon sendiri dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pemohon diharapkan mengisi rincian pendapatan sesuai dengan penghasilan bulanan mereka, serta menambahkan tanda tangan di atas materai untuk memperkuat keabsahan surat tersebut.

Contoh dan Cara Membuat Surat Keterangan Penghasilan

Berikut ini adalah contoh format pembuatan Surat Keterangan Penghasilan untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR):

[Kop Surat Perusahaan] [Alamat Perusahaan] [Nomor Telepon Perusahaan] [Email Perusahaan] [Logo Perusahaan, jika ada]

[Tempat, Tanggal]

[Nama Lengkap Pemohon] [Alamat Pemohon] [Nomor Telepon Pemohon]

[Nomor Surat]

Kepada Yth, [Bank Pemberi Kredit] [Alamat Bank]

Dengan hormat,

Sehubungan dengan pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang diajukan oleh [Nama Pemohon], kami, [Nama Perusahaan], dengan ini memberikan Surat Keterangan Penghasilan untuk keperluan tersebut.

Berikut adalah rincian pendapatan bulanan yang diterima oleh [Nama Pemohon] pada periode [Bulan dan Tahun]:

  1. Gaji Pokok: [Jumlah]
  2. Tunjangan [Tunjangan 1]: [Jumlah]
  3. Tunjangan [Tunjangan 2]: [Jumlah]
  4. Bonus/Benefit lainnya: [Jumlah]

Total Pendapatan Bulanan: [Jumlah Total]

Surat ini diterbitkan berdasarkan data keuangan yang terverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga menyatakan bahwa [Nama Pemohon] adalah karyawan kami yang aktif dan tetap berstatus di perusahaan.

Adapun penanggung jawab atas Surat Keterangan Penghasilan ini adalah:

[Nama Penanggung Jawab] [Jabatan Penanggung Jawab] [Tanda Tangan Penanggung Jawab] [Tanggal]

Demikian surat keterangan ini kami buat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Hormat kami,

[Nama Perusahaan] [Jabatan Penandatangan Surat] [Tanda Tangan] [Cap Perusahaan]

[Informasi Kontak Perusahaan]

Catatan: Pastikan untuk menyesuaikan informasi yang relevan dengan perusahaan dan pemohon, serta mencantumkan data yang akurat dan terverifikasi.

Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.